Sekolah Lapang Pengelolaan Bambu di Sulawesi Selatan

oleh Woro Yuniati

  • Materi & Publikasi
  • 2010
  • 304.34 kB

Deskripsi

Seiring dengan pengembangan masyarakat di kawasan pesisir (hilir), MAP‐ Indonesia mempertimbangkan perlunya melibatkan kawasan hulu yang berfungsi sebagai zona penyangga kawasan hilir dalam upaya konservasi lingkungan yang berdampak pada penghidupan masyarakat.

Mengingat rumpun bambu mempunyai fungsi ekologi dan ekonomi yang tinggi maka MAP‐Indonesia memutuskan untuk mendampingi masyarakat di kawasan hulu dalam melestarikan bambu guna menciptakan kawasan hilir yang lebih baik. Kawasan hulu yang tidak sehat dapat menyebabkan dampak negatif bagi kawasan hilir seperti masalah banjir dan terjadinya sedimentasi tanah di kawasan pantai dan laut. Selain itu, selama ini bambu yang berasal dari kawasan hulu juga dimanfaatkan oleh masyarakat kawasan hilir seperti untuk bahan bangunan, tiang penyangga rumput laut, dan penyeimbang perahu.

Scroll to Top