Perkenalkan, Abdul Ghofur, sang jagoan di Building with Nature Indonesia

Waktu berjalan sangat cepat bagi Abdul Ghofur dan 25 partisipan lain dalam Training of Trainers (ToT) Sekolah Lapang Pesisir. Di bulan Mei, mereka telah menyelesaikan serangkaian pelatihan yang diarahkan pada revitalisasi produktivitas akuakultur di Kabupaten Demak. Pelatihan ini adalah bagian dari program Building with Nature di Jawa Tengah untuk mengembalikan sabuk mangrove di garis pantai yang sangat cepat tererosi 

Abdul adalah petambak ikan dan udang berusia 47 tahun dari Tambak Bulusan. Ketika ia diberi tahu bahwa partisipan ToT diharapkan menjadi agent of change untuk praktik akuakultur di desanya, ia berkata ekspektasi itu terlalu tinggi. Ia merasa tidak banyak memberikan pengaruh, ia sangat yakin penduduk desa tidak akan ada yang mau mendengarkannya.

Namun fakta berkata lain. Seiring pelatihan berjalan, ia menjadi percaya diri untuk berbicara di depan partisipan lain dan memfasilitasi diskusi. Terkadang ia memimpin sesi review dan membagikan pengalaman dan perkembangan tambaknya. Interaksi kelompok seperti itulah tujuan dari pelatihan ini, yang akan membangun kemampuan berpikir kritis seputar praktik penghidupan sehari-hari dan meningkatkan kepercayaan diri.

Sejak Abdul telah menyelesaikan pelatihan, ia mendampingi fasilitator Sekolah Lapang Pesisir untuk komunitasnya setiap Kamis pagi. Selain itu, dengan mempertimbangkan kualitas potensialnya, ia telah dipromosikan oleh Bappeluh-KP (Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan) untuk menjadi perwakilan pada acara akuakultur dari Kontak Tani Nelayan Andalan dari Kabupaten Demak. Lembaga independen ini berkontribusi pada perkembangan pertanian dan akuakultur.

Belakangan ini, dia dipilih melalui pemungutan suara untuk menjadi ketua kelompok dalam komunitas Building with Nature di Tambak Bulusan, yang jelas-jelas mematahkan anggapanya sendiri bahwa tidak akan ada yang mendengarnya. Semua partner proyek sangat bangga pada Abdul dan jagoan lain dalam proyek ini, yang sangat diperlukan dalam kesuksesan program agar daerah pesisir aman dan produktif lagi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share This
Scroll to Top