Pelatihan Rehabilitasi Mangrove Secara Ekologis

Sebuah Peluang Pengembangan Profesi bagi Pengelola Hutan di Indonesia

  • Materi & Publikasi
  • 2011
  • 1.84 MB

Deskripsi

Sebuah pelatihan Rehabilitasi Mangrove secara Ekologis yang berjudul “ Ekologi, Pengelolaan dan Perbaikan Hutan Mangrove” akan diselenggarakan di Makasar, Sulawesi Selatan pada tanggal 18-22 Juli 2011. Pelatihan 5 hari ini meliputi 2 kegiatan kunjungan lapangan: 1) ke kawasan proyek rehabilitasi mangrove seluas 400 ha (45 ha diantaranya sudah direhabilitasi) di Pulau Tanakeke, 2) ke kawasan tambak yang sudah ditinggalkan dan yang masih beroperasi, untuk memahami potensi rehabilitasi di Kabupaten Maros.

Materi dipandu oleh Roy R. “Robin” Lewis III, yang berpengalaman Internasional dalam merancang dan melaksanakan proyek-proyek EMR skala besar yang terbukti barhasil, dan telah mengajar materi yang penting ini di Negara Cuba, Thailand, Vietnam, India dan Sri Lanka.

Materi pelatihan meliputi: Pengantar ekologi hutan mangrove, Pilihan dan permasalahan pengelolaan, dan Isu-isu rancangan restorasi. Kegiatan kelas akan disajikan dalam format PowerPoint, and setiap peserta akan mendapatkan materi presentasi dan materi tambahan seperti laporan monitoring proyek restorasi serupa yang merupakan studi kasus dari 5 proyek restorasi mangrove yang berhasil, serta beberapa proyek yang gagal akan didiskusikan. Kunjungan lapangan akan dilakukan pada lokasi proyek 400 ha di Pulau Tanakeke, dengan kunjungan pilihan (dengan biaya tambahan) ke lokasi yang sudah direhabilitasi selama 10 tahun di Sulawesi Utara untuk studi banding.

Peserta diminta untuk membawa rancangan proyek yang belum berjalan ke forum pelatihan ini untuk kajian professional dan kritik. Penekanan pada pengelolaan dan restorasi yang berhasil dan bermanfaat, serta gambaran biaya untuk proyek serupa akan didiskusikan dan dipaparkan juga. Metode restorasi mangrove “EMR” disebut sebagai pendekatan terbaik untuk mencapai upaya restorasi yang berhasil dengan biaya yang efisien (lihat Erftemeijer dan Lewis 2000; Lewis 1999, 2000a, 2000b, 2005; Lewis dan Marshal 1998; Lewis dan Streever 2000, Lewis dkk. 2005, Lewis dan Gilmore 2007, Steve son dkk. 1999 dan Turner dan Lewis 1997).

Proyek Restoring Coastal Livelihoods (RCL) menyediakan 16 beasiswa (minimal 8 untuk perempuan) bagi praktisi terbatas dari Sulawesi Selatan. Pelatihan ini tidak dipungut biaya, namun bagi peserta yang tidak mendapat beasiswa kursus harus menanggung sendiri biaya transportasi, konsumsi dan akomodasi selama mengikuti program ini. Pelamar pelatihan disyaratkan untuk mengisi dan mengirimkan segera formulir yang dilampirkan sebagai bahan pertimbangan dalam pemilihan peserta. Pelamar harus dapat menunjukkan motivasi yang kuat untuk menggunakan keterampilan dan pengetahuan baru yang diperoleh selama pelatihan, baik dalam upaya nyata rehabilitasi skala menengah maupun skala besar.

Scroll to Top