“Saya Ingin Mangrove dan Laut Seperti Dulu Lagi”
Semilir angin senja di Selat Tiworo kerap membawa Ronaldin kembali ke masa kecilnya. Ia masih berusia sepuluh tahun ketika pertama kali ikut melaut bersama ayahnya, Hermanto. Di atas perahu kayu bermesin kecil, bocah Bajo dari Desa Latawe, Kecamatan Napano Kusambi, Muna
“Saya Ingin Mangrove dan Laut Seperti Dulu Lagi” Read More »
Ketika Guru Menjadi Pelopor LISA: Kisah Saharudin Menggerakkan Perubahan
Pagi itu, seorang lelaki berbadan tegap, dan berpakaian rapi tampak berjaga di depan gerbang sekolah. Matanya tajam mengamati satu per satu murid yang masuk. Sesekali pandangannya tertuju pada halaman dan kelas, seolah tengah mencari sesuatu. Tiba-tiba mulutnya berucap lirih, “Ingat LISA.
Ketika Guru Menjadi Pelopor LISA: Kisah Saharudin Menggerakkan Perubahan Read More »
Asa Dari Baluara: Sekolah Lapang yang Menumbuhkan Harapan dari Pekarangan
Wa Ode Sitti Murni tumbuh dalam hidup yang terus diuji. Sejak kecil ia sudah belajar bertahan, merantau ke Ternate pada 1989 dengan bekal tenaga dan tekad. Di kantin pabrik kayu lapis, ia mengais rezeki hingga bertemu jodohnya, La Ode Arwan. Rumah
Asa Dari Baluara: Sekolah Lapang yang Menumbuhkan Harapan dari Pekarangan Read More »
Farmer Field Day
Farmer Field Day di Desa Bonto Manai, Kab. Pangkep mengusung tema “Penguatan Desa Mandiri Pangan sebagai Strategi Adaptasi Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir” menjadi ruang berbagi pembelajaran sekaligus praktik baik yang telah dikembangkan oleh masyarakat yang bertujuan untuk mengenalkan dan memperkuat
Lokakarya Integrasi Tata Guna Lahan Pesisir Menggunakan Pendekatan ROAM (Restoration Opportunity Assessment Method)
Lokakarya ini diselenggarakan sebagai ruang bersama untuk membahas tantangan alih fungsi lahan pesisir di Sulawesi Selatan serta kebutuhan integrasi antara wilayah seascape dan landscape. Perubahan tata guna lahan di wilayah hulu yang berdampak pada wilayah hilir menjadi perhatian utama, sehingga diperlukan





